SELURUH STRUKTUR KEKHALIFAHAN ADAKAN JALAN SEHAT DI MOMENT TAHUN BARU ISLAM 1443 H

by

Semakin hancurnya negri ini akibat jauhnya manusia dari agama, upaya menjauhkannya sudah terasa. Negri yang mayortas namun hampir hilang kualitas, di gerus oleh konfirasi culas, hingga habis dan tertindas. Terkurung dalam sangkar, masih lebih baik nasib burung yang di penuhi perutnya, seperti tamu di negri sendiri, sedangkan mereka bebas seolah kita adalah objek jajahannya. Fakta semakin kita rasa, tanpa bisa berbuat apa-apa, namun masih saja di paksa untuk mengikuti penguasa. Pasti akan semakin parah kedzoliman yang di pertontonkan, kaum mayotitas hampir hilang “akal sehat”, menuruti tali tendok yang seolah sulit lepas darinya. Wahai ummat Islam, kamu kaum mayoritas negri ini, akankah tendok itu akan terus di hidungmu, bangkitlah, Bersatu adalah sumber kekuatan, sadarilah !, red.

Kekhalifahan kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) hampir ada di seluruh negri ini, mengajak lepas dari tali tendok yang mencocok hidung kaum muslimin khusus di negri ini dan di seluruh dunia. Kesibukan mengajak ummat ini BERSATU menjadi kesibukan setiap detiknya, hampir tidak peduli dengan tawaran tali tendok “Tuan Penguasa”, karena memang fokus pada tugasnya, namun di sisi lain jangan ganggu kami dengan memaksa memasang “tali tendok” itu ke hidung kami, INILAH HAKIKAT MERDEKA BAGI KAMI, MANAKALA KAMI BEBAS MENYEMBAH RABB (TUHAN) KAMI, red.

Menyambut Tahun Baru Islam Muharam 1443 H juga bertepatan di bulan Agustus 2021 ini, sudah menjadi sebuah program Kekhalifahan Islam atas perintah Ulil Amri kaum muslimin, Khalifah / Amirul Mukminin agar mensyi’arkan Kekhalifahan Islam dengan pesan “PERSATUAN” untuk mengadakan “JALAN SEHAT” sejauh minimal 10 Km, di pekan pertama bulan Muharam dan di upayakan hari libur. Alhamdulillah tiga Daulah menyambutnya.

Struktur Daulah Indonesia Timur (Daulah Inti) yang membawahi 7 wilayah, yakni Wilayah Flores, Wilayah Bima, Wilayah Bima Kota, Wilayah Dompu, Wilayah Mapin, Wilayah Sumbawa Barat dan Wilayah Makasar sampai Sorong Papua. Daulah Jawa yang membawahi 7 wilayah, yakni Wilayah Surabaya, Wilayah Jawa Tengah, Wilayah Cirebon, Wilayah Priyangan, Wilayah Karawang, wilayah Bekasi Raya dan Wilayah Jakarta. Daulah Sumatra membawahi 9 wilayah, yakni Wilayah Bandar Lampung, Wilayah Lampung Selatan, Wilayah Lampung Timur, Wilayah Pringsewu, Wilayah Aceh – Sumut, Wilayah Andalas, Wilayah Lampung Pesisir, Wilayah Natar dan Wilayah Sumatra Selatan. Di tambah PPUI yang mngadakan secara mandiri tidak bergabung dengan struktural. Hampir semua mengadakan amru (intruksi) Khalifah menyambut Tahun Baru Islam 1443 H dengan lancar dan hampir tidak ada kendala.

Namun ada sedikit kendala bagi wilayah Borneo dan Wilayah Karawang. Wilayah Borneo yang membawahi tiga Ummul Quro yang jaraknya sangat jauh, yakni Ummul Quro Balikpapan, Ummul Quro Pasr Penajam dan Ummul Quro Kalimantan Selatan. Amir Wilayah mengadakan acara “JALAN SEHAT” di sentralkan di kota Tenggarong, karna di sini ada lembaga pendidikan milik Khilafatul Muslimin yakni Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah (PPUI) berada, agar memudahkan semua bisa ikut acara maka di adakan di kota Tenggarong, kata Amir wilayah kepada redaksi.

Ternyata di tengah perjalanan, arogansi oknum petugas negri ini atas nama melaksanakan tugas segerombolan menembus para peserta “JALAN SEHAT” yang sedang beribadah menyambut Tahun Baru Islam 1443 H, dan memaksa agar peserta membubarkan diri. Diplomasi di lakukan secara baik-baik, Ustadz Amiruddin selaku amir wilayah dan Ustadz Sabaruddin selaku pimpinan pondok menjelaskan bahwa kegiatan ini dalam rangka ibadah melaksanakan ketaatan kepada Allah, ketaatan kepada Rasulullah dan Ulil Amri kami, yakni Khalifah /Amirul Mukminin. Namun hal ini tidak mengurangi arogansi oknum atas nama melaksanakan tugas dan mengancam untuk menangkap, naudzubillah.

Hingga para mujahid terbakar dan mengatakan, “Tidak sedikitpun kami akan mundur, kami siap di tangkap, bahkan nyawa sekalipun akan kami korbankan demi menegakkan dien (agama) ini”, Allahu Akbar ! Yang di ikuti takbir secara bersama, menggema oleh seluruh warga Khilafatul Muslimin yang hadir. Hingga akhirnya kesepakatan rute nya sedikit di rubah dan peserta “JALAN SEHAT” di persilahkan melanjutkan pawai acara Jalan Sehat hingga finish. Alhamdulillah, Allahu Akbar !

Sementara di wilayah Karawang pun ada sedikit ganjalan, beberapa petugas meminta acara pawai Jalan Sehat untuk di hentikan, setelah mendapat penjelasn dari ustadz Alif Abdurahman selaku Amir Wilayah Karawang dengan dialog yang santun akhirnya mereka pun bisa mengerti.

Ketika Allah berikan musibah justru harusnya meningkatkan keimanan, bukan malah menjauh dari Allah. Sebagai tadzkirah, Allah berfirman, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. Dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah (lenyap) penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (pelajaran lagi)?”. (QS. Al A’raf (7)  96 – 100). (red, koresponden al khilafah, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *