PEMUDA HAFIDZ QUR’AN YANG AKTIF DI JAMA’AH TABLIGH BERBAI’AT DI SELA TAHDZIB AQIDAH WILAYAH BANDAR LAMPUNG

by -142 views

Wadah persatuan ummat Islam yang sesuai ajaran Islam tidak akan mungkin bisa di bantah dengan akal sehat, sehingga bagi mereka yang berhati ikhlas dan tidak memiliki hujjah untuk membantah serta merta akan menyambut Kekhalifahan Islam kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) dan segera merapatkan diri kepada shaf perjuangan ini, red.

Begitulah yang terjadi di seluruh pelosok negri. Kali ini khabar gembira datang dari para pemuda yang sedang menuntut ilmu dan proses menyelsaikan tahfidz Qur’annya yang aktif di Jama’ah Tabligh, mereka adalah akhi Riski dan akhi Ikhsan.  Atas undangan dari sahabatnya ikut di dalam acara Tahdzib Aqidah wilayah bandar Lampung, perwakilan Khilafatul Muslimin. Bertempat di Masjid PPUI Citi’is, Batu Putu, Bandar Lampung, pada hari sabtu, 28 –  29 Sawwal 1441, 20 – 21 Juni 2020.

Pemateri acara Tahdzib Aqidah wilayah Bandar Lampung di sampaikan langsung oleh Khalifah /Amirul Mukminin, syeikh Abdul Qadir Hasan Baraja’; menyampaikan bab Aqidah Al Islamiyyah As Sahihah dan kewajiban bersatu dan haramnya berpecah belah.

Pemateri lainnya adalah Ustadz Ahmad Shobirin selaku wazir Tarbiyah wa taklim Kekhalifahan Islam menyampaikan materi Jama’ah, Imamah dan Bai’ah.

Selanjutnya pemateri adalah Amir Daulah Sumatra, Ustadz Supriono Hadi menyampaikan materi, “Infaq dan prakteknya”.

Para pemuda simpatisan ini mengikuti acara Tahdzib Aqidah wilayah Bandar Lampung dari materi ke materi yang di sampaikan oleh para murobbi Khilafatul Muslimin.

Di akhir acara tak terduga para pemuda ini sngat memahami materi yang di sampaikan dan meyakini sebagai jalan kebenaran, alhamdulillah dengan mantap mereka mengikrarkan bai’at bergabung dengan shaf Kekhalifahan Islam dan siap berjuang menegakkan dienul Islam dalam satu-satunya wadah persatuan ummat, Khilafah Islamiyyah.

Di temui terpisah oleh redaksi, apa yang membuat mereka yakin berbai’at, “Bersatu dan berkepemimpinan di dalam Islam hukumnya adalah wajib dan satu-satunya wadah ummat bersatu adalah Khilafah Islamiyyah”, jelasnya. (Eghi Wibowo, Bandar Lampung).