IKHWAN BORNEO ANGGAP KHILAFATUL MUSLIMIN TIDAK SAH AKHIRNYA KEMBALI DAN PERBAHARUI BAI’AT

by -0 views

Dalam dafis (dakwah fisabilillah) struktur Kekhlifahan kaum muslimin (khilafatul Muslimin) perwakilan wilayah Borneo pada 21 jumadal Ula 1440 H (26/01/19), Ust. Amiruddin bertemu dengan warga yang dulu sempat mencabut bai’at nya.

Romi bin Matni, seorang anak muda yang bersemangat dulu telah bergabung dengan Khilafatul Muslimin, lantaran ada deklarasi baru di bumi Syam yang katanya telah memiliki wilayah dan sudah mempraktekan jihad, dia sempat berfikir bahwa Khilafah inilah yang “hebat’ dan sesuai petunjuk.

“Saya bergabung ke Syam karena di sana lebih hebat, telah memiliki kekuasaan dan sudah berperang”, kata Romi.

“Hal ini sesungguhnya sudah diprediksi oleh Rosulullah bahwa akan ada jaman yang pada saat itu ummat dihadapkan pada dua pilihan karna akan adanya dua Kholifah atau lebih, jelas Amir Wilayah.

“Maka kita harus merujuk kepada arahan nabi, bahwa beliau tidak memberikan alternatif agar ikut yang sudah berkuasa dan sudah perang, tetapi pegang bai’at yang awwal’, tegas ust. Amirudin diskusi ini selama dua hari dua malam.

Faham akan kekeliruannya bahwa dimanapun di bumi Allah wajib Iqomatuddien sesuai petunjuk, akhi Romi juga mengajak sahabatnya akhi Hepiyono menyatakan tadzdid (memperbaharui ) bai’atnya dan akhi Hepiyono mengikrarkan bai’at kepada kekhalfahan kaum muslimin berpusat di Indonesia. Semoga istiqamah. (TB dari Amirudin Balikpapan).