SILATURRAHIM WARGA KARAWANG BERSAMA AMIR DAULAH JAWA

Program kunjungan Amir Daulah Khilafatul Muslimin Bagian Jawa pada struktural wilayah telah diagendakan dua kali dalam satu tahun, agenda ini di manfaatkan oleh Amir Wilayah Karawang untuk membagi dua kunjungan tersebut, satu kali kunjungan fokus kepada pembinaan staf dan satu kunjungan lagi terfokus silaturrahim bersama seluruh warga.

Pembagian agenda ini terlihat pada saat Amir Daulah Jawa bersilaturrahim kepada struktural wilayah karawang, ahad (12/10/ 1440H). Ust Abdullah Abdurrahman selaku amir wilayah karawang mengundang seluruh warga untuk hadir bersilaturrahim bersama Ust Hadi Salam selaku Amir daulah Jawa yang bertempat di Mesjid Raya Al Kasiah klari karawang.

Ratusan warga khilafatul muslimin wilayah karawang terlihat sudah memenuhi tempat yang telah di sediakan panitia, Amir Daulah Jawa beserta keluarga pun telah berada di tengah-tengah jamaah.

Tepat pukul 08.00 WIB acara tengah di buka secara resmi, dalam season sambutan Amir Wilayah, Ust Abdulah Abdurrahman menyampaikan tujuan di selenggarakanya acara untuk memperkuat ukhuwah antar warga kekhalifahan islam.

“ Dengan terselenggaranya acara ini, mudah-mudahan semakin tercipta nya ukhuwah yang semakin kuat antar sesama warga dan lebih meningkatnya kecintaan terhadap Ulil Amri, sehingga terciptanya kaljasadul wahid. “ terang amir wilayah

Dalam kesempatan ini panitia memberikan waktu kepada para lulusan Sarjana Kekhalifahan Islam (SKHI _ Red), untuk membacakan dalil al qur`an dan hadist perintah bersatunya umat Islam dalam Khilafatul Muslimin.

Dalam acara inti, Amir Daulah Jawa menerangkan panjang lebar dasar-dasar wajibnya umat Islam bersatu dalam satu kepemimpinan, menurutnya ukhuwah tanpa persatuan mustahil bisa berjalan mulus, Ia menyetir firman Allah Swt Qs Al Imron ayat 103.

“ Di dalam firman Allah Swt Qs Al Imron ayat 103, Allah menerangkan rumus persatuan kepada kita semua, yang pertama kita harus bersatu terlebih dahulu dan di larang untuk berpecah belah, setelah kita bersatu maka Allah akan menyatukan hati-hati kita semua sehingga kita menjadi bersaudara, maka persaudaraan kita bukan semata di dunia namun insyaallah sampai akhirat, setelah kita memahami betul akan persaudaraan ini, kita harus terus meningkatkan kualitas solidaritas kita terhadap saudara kita. Adapun jika kita hanya sebatas berkumpul dalam suatu acara dan di dalamnya tidak ada persatuan maka mustahil ukhuwah akan berjalan mulus, karena setelah pulang dari kegiatan tersebut semua peserta masing-masing lagi. “ jelas ust hadi salam

Ia pun menjelaskan semua sebab perpecahan adalah strategi musuh Islam untuk menjauhkan kaum muslimin dari rumah sendiri, sehingga kaum muslimin tidak mengenal lagi ia harus berjuang di rumah nya sendiri atau di rumah orang lain.

“ Umat Islam sebenarnya memiliki rumah sendiri yang telah di wariskan Rasulallah dan para sahabat, namun dewasa ini tidak sedikit umat Islam tidak mengetahuinya, ini adalah bukti suksesnya musuh Islam menjauhkan kaum muslimin dari sistem nya sendiri. Khilafah adalah rumah umat Islam namun saat ini bagaikan rumah tua angker yang tidak berpenghuni, malah kaum muslimin sibuk merenovasi rumah orang lain yang jelas-jelas tidak bisa di milikinya, mari kita terus bersemangat untuk mengajak saudara kita kembali ke rumahnya sendiri, sehingga setelah kita maksimal dalam mengajaknya, Allah bukakan mata hatinya untuk bersama-sama memperjuangkan Sistem Allah ini. Aamiin … “ tutup Amir Daulah Jawa

Tags:

Related Posts