RATUSAN WARGA KHILAFAH IKUT LONG MARCH YANG DIADAKAN OLEH PBLP CABANG DOMPU DAN BIMA

Sebuah perguruan pencak silat yang berada di bawah IPSI cukup di kenal di kalangan para atlet, terutama di daerah NTB. Sebut saja Perguruan Bela Diri Lebah Putih (PBLP) yang selalu intens mengadakan kegiatan rutin.

Jauh dari unsur kesyirikan, kanuragan dan ilmu kebal sepertinya di anggap cocok untuk di pilih oleh sebagian besar warga Kekhalifahan kaum muslimin (Khilafatul Muslimin) dalam berlatih bela dirinya sebagai bentuk beribadah kepada Allah. PBLP ini pun sudah merambah ke kalangan santri-santri PPUI (Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah), pendidikan Islam berbasis Khilafah milik Khilafatul Muslimin yang sudah tersebar di seluruh Nusantara (red).

Perwakilan PBLP di NTB, yakni Cabang Bima dan Dompu pada 03 Dzulhijjah 1440 H (04/08/19) sepakat mengadakan Latihan Gabungan (Latgab) dengan format Long March di siang hari bolong dengan jarak tempuh puluhan kilometer di sentralkan di pusat Kota Dompu, NTB.

Di mulai dari Desa Katua menuju Kota Dompu dan Finish Desa Katua, perkiraan jarak tempuh 24 Km di ikuti tidak kurang dari 150 atlet dengan seragam khas perguruan kombinasi coklat tua dan coklat muda dari berbagai tingkat (sabuk) dan usia.

Sebelum Long March lebih dulu di adakan atraksi oleh para peserta, mulai dari toya (tongkat) oleh Dzulfikar dan Gerakan Garanjiba oleh Suryadin. Kemudian di lanjut tongkat oleh Supardin (Bima) dan Loncat Harimau.

Tepat pukul 09:00 WITA para atlet mulai berjalan formasi satu baris agar tidak mengganggu jalan dan tertib. Tampak antusias dari para atlet dalam mengikuti acara ini, raut wajah antusias ini salah satunya di perlihatkan oleh Aba Zen Bahsen, peserta paling sepuh di antara mereka. Allahu Akbar … ! pekikan takbir  di kumandangkan dalam perjalanan.

Tepat pukul 12:30 WITA para peserta tiba di lapangan bola desa Katua, Dompu dalam keadaan sehat wal’afiat semuanya. Ketua Panitia bapak Hidayat Israil dan sekretarisnya, Syamsudin menutup secara resmi acara Long march ini. (red, dari Anhar, Dompu).

 

Tags:

Related Posts