RATUSAN MAJALAH AL KHILAFAH TERSEBAR DI GEDUNG DPR DI ACARA BAKOMUBIN, KONGRES MUBALIGH SE-INDONESIA

Sahabat-sahabat Ust. Mukhliansyah (pimpinan redaksi majalah al khilafah) ketika dulu sewaktu menjadi Mahasiswa di Jogjakarta yang tergabung di dalam BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia) dan Ust. Mukhliansyah ketika itu menjabat sebagai ketua Cabang Jogjakarta ternyata saat ini aktif di BAKOMUBIN (Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia).

Pertemuan dengan sahabat-sahabat nya ini beberapa waktu lalu yang diantara nya mempunyai ide akan “ME-LANDING-KAN” Khilafah mengundang Ust. Mukhliansyah pada 23 Maret 2019 di gedung DPR yang di adakan oleh BAKOMUBIN dalam acara “Kongres Mubaligh Se Indonesia”.

Namun karena sesuatu hal sehingga Ust. Mukhliansyah agak sedikit terlambat dan sempat di tanya oleh ketua BAKOMUBIN sahabatnya, Ust. Tatang Natsir.

Qodarullah rencana cetak majalah al khilafah edisi 72 di perkirakan selesai jauh hari sebelum acara dan akan di rencanakan di kemas dengan Maklumat Kekhalifahan serta Surat Nasehat Kholifah rencana akan di bagi kepada ulama muda yang hadir ternyata tidak terlaksana dengan maksimal, karena percetakan jelang pemilu sibuk.

Jakarta pusat, 16 Rajab 1440 H (23/03/19) di gedung DPR 400 examplar majalah al khilafah edisi terbaru (edisi Rajab 1440 H) tersebar dan sampai ke para ulama dan da’i muda yang ikut acara “Kongres Mubaligh Se Indonesia” ini, lantaran majalah dapat di maksimal kan jadi malam hari satu hari sebelum acara.

Beberapa tokoh dari BAKOMUBIN pun sempat berbincang sedikit dengan pimred, Ust. Mukhliansyah dan terjadi diskusi hangat.

Sebelumnya mereka sempat menyampaikan pola pikir yang akan dikembangkan di kalangan para da’i ialah, “Agar ummat Islam jangan mau dipojokkan sehingga se-olah olah anti terhadap NKRI padahal sebenarnya NKRI ini adalah milik kita ummat Islam. Didirikan dan diperjuangkan oleh para tokoh ummat dan kaum muslimin. Jadi jangan sampai terkesan paham ideologi yang sudah di larang, para asing, kaum liberal dan orang-orang non Islam lah pemilik negara ini”, kata pimred menirukan pendapat mereka.

Ummat Islam harus berperan. Hanya saja mereka masih mempelajari untuk menentukan sistem kehidupan apa yang bisa menjadi yang terbaik sebagai solusi. Dan sempat di sampaikan Khilafatul Muslimin sehingga ada di antara mereka yang mempunyai ide “Me-LANDING-kan” Khilafah, kembali pimred menyampaikan kepada redaksi. (red, dari Mukhlis, Jakarta Pusat).

Pimred bersama Ust. Tatang Natsir ketua Bakomubin (sedang bawa majalah al khilafah)
pembagian majala al khilafah di lobi gedung DPR
Tags:

Related Posts