JELANG RUNNING KLINIK KHILAFAH PULUHAN TEAM KESEHATAN ADAKAN MUSYAWARAH DI LAMPUNG

Sedikitnya 45 orang menghadiri musyawarah pembentukan tim pelaksana klinik kesehatan Khilafatul Muslimin yang dilaksanakan di Aula Klinik Kesehatan di Kampung Khilafah, Ahad-21 Ramadhan 1440H (26/05/19).

Musyawarah dihadiri oleh Kholifah, Amir Daulah Sumatera (Zainul Arifin), Amir Wilayah Lampung Selatan (Siswoyo Pamungkas), Amir Wilayah Pringsewu (Zulyadi Zubairi), Staf Pusat, Amir Ummil Quro’, Mas’ul Ummah serta muslimat yang diundang oleh panitia.

Agenda awal musyawarah mendengarkan tausiyah Kholifah, Al Ustadz Abdul Qadir Hasan Baraja’. Dikatakannya bahwa maksud tujuan musyawarah ini adalah mendengarkan pemaparan tim pelaksana operasional kesehatan klinik Khilafatul Muslimin yang berada di Kampung Khilafah, Lampung Selatan.

Tim ini nantinya melayani kebidanan untuk tahap pertama. Areal klinik ini sudah dilengkapi berbagai ruangan yang diperlukan. Selain itu juga akan dilengkapi sarana masjid yang akan dimanfaatkan juga oleh warga di Kampung Khilafah.

Berbagai pihak akan dilibatkan dalam pelaksanaan operasional klinik ini yaitu dr. Agus, dr. Wulan Anggraini, Ali Subagio, Sutanto, Abu Qoyyim serta berbagai pihak yang memiliki kompetensi dibidang kesehatan.

Pada tahap awal ini kholifah menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan yang diberikan belum mampu sepenuhnya dibiayai oleh jamaah Khilafatul Muslimin, namun secara bertahap akan diupayakan semaksimal mungkin.

Menyinggung keamanan area klinik ini, kholifah meminta kepada anggota PBLP untuk bisa secara bergiliran melaksanakan tugas penjagaan di luar dan didalam komplek klinik kesehatan milik Khilafatul Muslimin ini.

Kholifah menegaskan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan ini harus dilandasi niat ibadah sebagai amal bagi kita masing-masing kelak diakherat nanti. Diharapkan dengan adanya pelayanan kesehatan dibawah naungan Khilafatul Muslimin akan menjadi media dakwah ditengah komunitas muslim.

Kesempatan kedua pemaparan oleh dr. Agus menjelaskan bahwa penamaan klinik ini diberinama oleh Kholifah dengan nama “Klinik Al Mustasyfa Khilafatul Muslimin yang berarti Rumah Sakit Khilafatul Muslimin”.

Berdasarkan hasil keputusan musyawarah bahwa pimpinan faskes (fasilitas kesehatan) Rumah Sakit ini adalah dr. Wulan Anggraini. Untuk melengkapi personil telah disusun jabatan yang diperlukan seperti dokter umum, dokter gigi, bidan, perawat, apoteker, petugas masak, petugas kebersihan, driver sampai petugas keamanan.

Untuk memenuhi persyaratan dalam proses perizinan maka berbagai sarana musti dilengkapi diantaranya pengadaan jaringan listrik yang memadai, sumber air yang stabil, Ruang laboratorium, peralatan pelayanan dimasing-masing ruang yang merupakan isian self assesment yang harus dilengkapi.

Pada pemaparan ketiga disampaikan oleh ustad Abu Qoyyim yang menjelaskan metode pelayanan kesehatan yang dikenal didunia islam seperti bekam, al fasdu serta pelayanan rukhiyah. Nantinya klinik kesehatan ini tidak hanya melayani metode penyembuhan dengan medis konvensional tapi juga metode pengobatan attibun nabawi, kata ustad Abu Qoyyim. (Hermansyah, Lampung Selatan).

Tags:

Related Posts